OH GITU PANDEGLANG – Pernah merasa otak mau meledak karena rutinitas? Saatnya kabur ke Pandeglang Banten, tempat di mana healing, ketemu badak eksklusif, dan pantai-pantai memesona bisa jadi satu paket. Kabupaten yang terletak di ujung barat Pulau Jawa ini bukan sekadar “lewat doang”. Ini adalah pintu masuk ke Taman Nasional Ujung Kulon, rumahnya si superstar bercula satu: Badak Jawa.
Pandeglang punya luas 2.747 km2 dan tiga gunung keren: Gunung Karang, Gunung Pulosari, dan Gunung Aseupan. Kalau itu belum cukup bikin kamu melongo, tunggu sampai kamu lihat pantainya.
Badak Jawa: Si Eksklusif yang Cuma Ada di Sini
Populasi Badak Jawa: Sedikit Tapi Bikin Heboh
Di tengah hutan lebat Ujung Kulon, hidup makhluk legendaris bernama Badak Jawa. Cuma ada di sini dan nggak bakal kamu temuin di tempat lain. Populasinya sempat bikin deg-degan: dari 75 ekor di 2021, naik jadi 82 ekor di 2024. Tapi, perkiraan 2025 bilang jumlahnya bisa jadi cuma sekitar 50–100 ekor. Main petak umpet sama peneliti kali ya?
Drama Konservasi dan Proyek Ratusan Miliar
Pemerintah udah gelontorin Rp 188 miliar buat bikin JRSCA, semacam rumah badak VIP yang aman dari potensi bencana kayak letusan Gunung Anak Krakatau. Tapi faktanya, proyek itu malah terbengkalai dan belum ada badak yang pindah ke sana. Ibaratnya, udah bangun rumah mewah, eh penghuninya masih betah di kontrakan lama.
Ancaman Nyata: Perburuan
Masalah makin rumit saat ada perburuan. Sejak 2019, 26 badak hilang, dan beberapa ditemukan mati. Salah satu pelaku, Sunendi, bahkan mengaku jual tujuh cula badak—satu di antaranya dihargai Rp 280 juta. Katanya buat kosmetik dan obat di China. Waduh, ini badak apa ATM portabel?
Baca juga: Provinsi Banten: Sejarah, Budaya, Wisata dan Ekonomi dari Serang sampai Ujung Kulon
Pantai Carita & Tanjung Lesung: Dari Nangis ke Nangkring Lagi
Pasir Putih, Sunset Glorious, dan Aktivitas Gokil
Kalo udah cukup mikir berat soal badak, waktunya santai di pantai. Pantai Carita dan Tanjung Lesung siap manjain mata dan hati. Pasirnya lembut, airnya bening, dan sunset-nya bisa bikin kamu galau produktif. Mau main banana boat, snorkeling, atau nyari ikan Nemo juga bisa!
- Curug Putri Carita: Dijuluki Little Green Canyon
- Pemandian Air Panas Cisolong: Cocok buat healing tulang dan hati
- Harga tiket: Mulai dari Rp 10.000 – Rp 40.000 (aman buat dompet)
Tsunami 2018 dan Kebangkitan Pariwisata
Ingat tragedi tsunami 2018? Carita dan Tanjung Lesung sempat kena dampaknya parah, tapi sekarang udah bangkit lagi. Libur panjang Mei 2025 jadi momen comeback mereka. Wisatawan dari Jabodetabek, bahkan luar negeri, udah mulai ramein tempat ini lagi.
Baca juga: Lebak Banten: Surga Alam, Budaya Baduy, dan UMKM yang Bikin Kagum
Dari Laut ke Lidah: Kuliner Pandeglang yang Bikin Nagih
UMKM Laut dan Makanan Legendaris
Kampung Cipanon jadi tempat budidaya ikan kerapu yang hasil panennya bisa sampai 40 ton sekali angkut. Dijamin fresh! Buat yang hobi kuliner, coba ini deh:
- Otak-Otak Labuan: Ikan tenggiri bakar plus sambal kacang
- Jojorong: Kue tepung beras isi gula aren
- Balok Menes: Singkong olahan khas Pandeglang
- Ketupat Sayur Kuning: Menu sarapan favorit warga lokal
UMKM dan Digitalisasi: Go Global ala Pandeglang
Pemda Pandeglang lagi gencar banget dukung UMKM biar naik kelas. Pelatihan e-commerce, digital content, hingga broadcasting disiapin. Di wilayah tetangganya, Lebak, UMKM udah terbukti bisa bantu atasi kemiskinan ekstrem. Contohnya, Fitri (40), pelaku UMKM di Rangkasbitung, bisa cuan bersih Rp 15 juta saat musim lebaran. Mantap, kan?
Kerajinan Tangan: Dari Anyaman Sampai Batik Cikadu
Di Desa Sukajadi, ada kerajinan dari daun pandan dan lidi. Mau tas, tempat parsel, atau piring, semua ada. Jangan lupa juga mampir ke Batik Cikadu, yang digarap manual sama 15 pengrajin dan dilengkapi pengolahan limbah ramah lingkungan. Jadi keren, berbudaya, sekaligus peduli bumi.
Infrastruktur: Tol, Pelabuhan, dan Ambisi Besar
Tol Serang–Panimbang: Jalan Cinta Menuju Healing
Jalan tol bukan cuma buat macet-macetan. Di Pandeglang, Tol Serang–Panimbang jadi kunci buat buka akses wisata dan ekonomi. Seksi I udah beroperasi sejak Desember 2021, dan seksi III ditargetkan rampung di 2025. Perjalanan Jakarta–Tanjung Lesung jadi 2,5 jam doang. Healing jadi makin gampang!
Plus, proyek tol ini nyerap 1.300 tenaga kerja dan muterin uang hampir Rp 1 triliun buat UMKM sekitar. Ini sih bukan tol biasa, tapi tol rezeki.
Pelabuhan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Pandeglang juga punya Pelabuhan Sumur dan Pelabuhan Perikanan Labuan yang strategis buat distribusi ikan dan logistik laut. Ditambah lagi, KEK Tanjung Lesung jadi magnet buat investor. Banyak penginapan dan spot wisata baru yang udah muncul di sana.
Balai Budaya Pandeglang juga bakal jadi pusat informasi Geopark Ujung Kulon, tempat kamu bisa belajar sejarah geologi dan budaya lokal sambil selfie sama patung badak.
Pandeglang, Paket Komplit yang Nggak Perlu Mahal
Dari badak sampai batik, dari pantai sampai pemandian, Pandeglang bener-bener punya semuanya. Cocok buat yang pengen healing, pengen makan enak, atau cuma pengen cerita lucu buat dipamerin di Instagram. Dan semua itu bisa kamu dapetin tanpa bikin dompet nangis.
OH GITU udah nyari, ngulik, dan nemuin banyak banget alasan kenapa Pandeglang layak masuk bucket list liburan kamu. Jadi, kamu kapan ke sini?
Pandeglang: Ketika Healing, Badak Jawa, dan Kisah-Kisah Kocak Bertemu di Ujung Barat Jawa bukan cuma judul panjang buat clickbait, tapi cermin dari semua yang bisa kamu nikmati di sini.
Jangan lupa bawa:
- Sunblock (pantai bro!)
- Kamera (biar eksis)
- Dompet isi (borong oleh-oleh dong)
Sampai ketemu di Pandeglang ya, bestie!
Tulisan ini adalah esai ringan berbasis fakta nyata. Segala bumbu berlebihan atau skenario absurd di dalamnya bersifat fiktif dan dimaksudkan sebagai kritik sosial.
Kami juga menerima hak jawab dan koreksi berita sesuai dengan etika jurnalistik.